Tim LPL BRIN, Siap Dukung RBL SMAN 3 Bandung Menuju Research Capstone dengan OJS
Bandung — SMA Negeri 3 Bandung menerima kunjungan Tim Layanan Pengelolaan Laboratorium Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang bertugas di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Samaun Samadikun, Bandung, pada Kamis, 20 Agustus 2026. Tim tersebut berada di bawah Direktorat Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset dan Kawasan Sains dan Teknologi (DPLFRKST) BRIN.
Pertemuan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di lingkungan sekolah, Jalan Belitung No. 8, Kota Bandung. Rombongan BRIN yang terdiri atas empat orang yakni Rika Wulandari, S.T.,M.I.R. selaku ketua tim KST Samaun Samadikun, Dr. Rezky Anggakusuma, S.Si., M.K.M., Rizkiya Anisyah Putri, S.E. dan Ida Farikha Azizah, S.P., diterima oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan penggagas RBL di SMAN 3 Bandung, Dr. Diana Susyari Mardijanti, S.Pd., M.PFis., dan juga guru biologi penggiat riset SMA Negeri 3 Bandung, Hisyam Abdul Aziz, S.Pd. dan Mafatih Ayulia Permadikusumah, S.Pd.,Gr.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut surat permohonan BRIN Nomor 122/BRIN-LKSTSS/VIII/2026 tertanggal 19 Agustus 2026, yang ditandatangani Ketua Tim Layanan Laboratorium kawasan tersebut, Dr. Rezky Anggakusuma, S.Si., M.K.M. setelah sebelumnya ada kunjungan dari Tim RBL SMAN 3 Bandung ke BRIN sebagai awal pengajuan kerjasama .
Sesuai agenda yang tercantum dalam surat tersebut, pertemuan diisi diskusi, koordinasi, dan pelaksanaan program RBL Tahun Ajaran 2026/2027, termasuk pembahasan pemanfaatan fasilitas laboratorium BRIN. Pada kesempatan yang sama, tim DPLFRKST juga menjajaki dukungan terhadap rencana peluncuran Open Journal System (OJS) sebagai wadah publikasi hasil kegiatan RBL SMAN 3 Bandung.
Program RBL di SMA Negeri 3 Bandung
Dalam diskusi, pihak sekolah memaparkan pelaksanaan program RBL yang telah berjalan selama 14 tahun. Tentunya tidaklah mudah menanamkan budaya riset pada siswa SMA, perjalanan yang penuh dinamika, namun RBL terus berjalan hingga saat ini sampailah pada fase dimana hasil RBL memerlukan wadah publikasi yang dapat mendokumentasikan rekam jejak keilmuan penulis dan institusi. RBL SMAN 3 Bandung adalah metode pembelajaran berbasis riset yang dimulai dengan membangun design thinking dan mengedepankan empati pada lingkungan. Isu lingkungan yang diangkat menjadi topik untuk selanjutnya dibangun solusinya secara sistematika riset berbasis STEM secara berkelompok. Selama empat bulan lamanya, siswa menjalani pembelajaran berbasis riset dengan pendekatan STEM untuk mendukung target SDGs , dan mempresentasikan hasil risetnya untuk mendapatkan feed back dari para penguji. Hasil akhir dari RBL ini adalah laporan hasil riset dalam bentuk laporan karya tulis ilmiah, jurnal dan poster ilmiah sebagai bentuk publikasi dalam pameran poster RBL di SMAN 3 Bandung.
Karya-karya tersebut kemudian melewati proses seleksi dan penyuntingan sebelum akhirnya diterbitkan dalam web RBL, yang juga memuat dokumentasi para siswa saat berkegiatan riset. Namun atas saran dari Kang Ashari ( alumni SMAN 3 Bandung), publikasi jurnal-jurnal hasil RBL sebaiknya diwadahi dalam suatu sistem jurnal yang dikelola oleh sekolah, untuk hal inilah pihak sekolah membangun kerjasama dengan pihak BRIN.
Sejumlah tema penelitian yang diajukan siswa membutuhkan instrumentasi dan analisis lanjutan yang belum sepenuhnya tersedia di laboratorium sekolah. Kondisi ini juga yang menjadi salah satu latar belakang pembahasan mengenai kemungkinan pemanfaatan fasilitas laboratorium BRIN.

Penjajakan Dukungan Open Journal System
Pada kesempatan yang sama, tim DPLFRKST juga menjajaki dukungan terhadap rencana peluncuran Open Journal System (OJS) sebagai wadah publikasi hasil kegiatan RBL.
OJS merupakan perangkat lunak pengelolaan jurnal ilmiah berbasis daring yang banyak digunakan lembaga penelitian dan perguruan tinggi. Melalui sistem ini, seluruh alur penerbitan — mulai dari pengiriman naskah, penelaahan, penyuntingan, hingga penerbitan — terdokumentasi secara terstruktur dan dapat diakses publik.
Bagi SMA Negeri 3 Bandung, penerapan OJS berarti karya penelitian siswa tidak lagi berhenti sebagai dokumen internal sekolah, melainkan dapat ditelusuri, dirujuk, dan dibaca oleh masyarakat luas.
Menuju Koordinasi Teknis
Pertemuan berlangsung dalam format diskusi tertutup dan ditutup dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti hasil pembicaraan melalui koordinasi teknis lanjutan. Bentuk konkret kerja sama, termasuk mekanisme akses laboratorium dan tahapan menyiapkan OJS, akan terus berjalan dan berkembang mencapai target yang diharapkan.
Sekolah menyambut baik inisiatif ini sebagai peluang memperkuat budaya riset di kalangan peserta didik. Terbukanya komunikasi dengan lembaga riset nasional diharapkan menjadi dorongan tambahan bagi siswa untuk menekuni penelitian dengan sungguh-sungguh — bahwa karya yang mereka susun di bangku sekolah memiliki ruang untuk berkembang dan dibaca lebih luas.
Kepada orang tua/wali, sekolah mengharapkan dukungan agar putra-putrinya tetap bersemangat menjalani proses RBL. Penelitian menuntut ketekunan yang tidak selalu terlihat hasilnya dalam waktu singkat, sehingga dorongan dari rumah menjadi bagian penting dari keberhasilan program ini.
Informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan RBL Tahun Ajaran 2026/2027 akan disampaikan melalui kanal resmi sekolah. (Tim RBL SMA Negeri 3 Bandung)
-MF-



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!