2021-19
Abstrak
Faktor keamanan dalam bersepeda menjadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan di tengah fenomena berolahraga menggunakan sepeda. Salah satu kewajiban setiap pengguna sepeda adalah melakukan pemeriksaan ban yang digunakan masih memiliki uliran atau sudah aus. Ulir pada ban bertujuan untuk memperbesar koefisien gesek dinamis antara ban sepeda dengan lintasan yang dilalui. Dengan gaya gesek yang tepat pada setiap ban, hal ini dapat mencegah ban tergelincir saat permukaan ban dan lintasan jalan bersinggungan. Penelitian ini berkaitan dengan bidang fisika dan otomotif. Dalam bidang fisika, penelitian ini berkaian dengan gaya gesek dan gerak lurus berubah beraturan, sedangkan dalam bidang otomotif berkaitan dengan roda sepeda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen bersifat korelasional dengan tujuan pengembangan. Jenis instrumen penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis observasi dengan teknik pengumpulan data berupa tabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis roda sepeda yang memiliki koefisien gesek dinamis terkecil adalah roda aus (roda tanpa uliran), lalu roda Maxxis, roda Schwalbe Nobby Nic, dan jenis roda sepeda dengan koefisien gesek dinamis terbesar adalah ban Kenda Khan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa setiap desain roda yang berbeda memiliki koefisien gesek dinamis yang berbeda dan menghasilkan besar gaya gesek yang berbeda-beda pula.
Pembimbing
- Diana Susyari Mardijanti, S.Pd., M.PFis.
- Dra. Yattini, M.Pd.
Tim Peneliti
XII MIPA 3 | Bagas Sambega Rosyada (192010067), Byan Jauhar Saladin (192010072), Radindadewi Salsabila Putriyana (192010267), Yehezkiel Austincamry Simangunsong (192010340)
Kesan
Kesan: RBL sangat bermanfaat untuk mengembangkan sikap-sikap ilmuwan
Pesan: Semoga RBL dapat semakin dikembangkan, namun tidak memberatkan siswa













