2020-20
Abstrak
Rimpang jahe (Zingiber officinale Roscoe) telah dikenal memiliki aktivitas sebagai antibakteri karena mengandung golongan fenol, flavonoid, terpenoid, minyak atsiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi larutan jahe sebagai pengawet makanan pada tahu. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan disuhu yang berbeda diantaranya ruang terbuka dengan suhu 24˚C dan di dalam kulkas dengan suhu 1˚C. waktu pengamatan (hari ke-1, 2, 3, 4 dan 5) untuk sampel tahu. Penelitian ini menvimpulkan bahwa larutan rimpang jahe tidak berpotensi sebagai pungawet pada sampel tahu.
Pembimbing
- Diana Susyari Mardijanti,S.Pd, M.PFis.
- Dra. Elis Djubaedah, M.Pd.
- Dra. Yattini, M.Pd.
Tim Peneliti
XI MIPA 5, tahun 2020
- Denia Marsha Khaerunisa (181910138)
- Fatih Khaerani (181910143)
- Hanina Raisa Armet putri (181910145)
- Ladiva Shardadevina Rizalputri (181910149)
Produk
Kesimpulan
Dari penelitian yang telah dilakukan, bisa disimpulkan bahwa pengawetan tahu menggunakan larutan jahe tidak terlalu efektif walaupun menggunakan jahe yang diolah menjadi bubuk jahe terlebih dahulu dan disimpan di kulkas atau ruangan yang suhunya dingin.













